Selasa, 02 Oktober 2012

HONDA ASTREA SUPRA 2001, TES KONSUMSI BBM

Kali ini saya akan berbagi pengalaman soal konsumsi BBM sepeda motor saya yaitu Honda Astrea Supra edisi tahun 2001. Motor ini menggunakan oli standar yaitu Federal Supreme, sesuai rekomendasi Ahass. Pemakaian oli saya perkirakan sudah lebih dari 2000 km, saya lupa tidak mencatatnya. Bobot saya +-80 kg.

Motor dipakai untuk keperluan harian, dari rumah ke kantor yang jaraknya +- 6 km. Jalan dari rumah ke kantor menurun. Jadi pulangnya menanjak dengan jarak yang sama. Kondisi jalan baik, dan arus lalu lintas sangat lancar, jarang macet.

Gaya berkendara sedang – sedang saja, tidak econo riding, juga tidak kebut – kebutan. Kelajuan minimal 40 km/jam maksimal 70 km/jam. Paling sering berada pada kelajuan +- 50 km/jam. Jarang melakukan pengereman mendadak. Jadi cukup ngirit lah.

Kita mulai saja perhitungannya. Lihatlah foto speedometer berikut :

Pada tanggal 21 September 2012 saya mengisi premium sampai penuh.  Odometer menunjukkan angka 75479,9 km ( lihat gambar ). Setelah itu saya gunakan untuk keperluan harian. Pada tanggal 29 September 2012 barulah penunjuk BBM menunjuk strip merah. Bila baru menyentuh merah, isi tangki masih cukup banyak. Masih bisa digunakan cukup jauh. Hari itu juga mampir di POM untuk isi BBM lagi sampai penuh. Harga yang harus dibayar Rp15000. Lihat volume premium yang dikeluarkan tertulis 3,34 liter. Odometer menunjukkan 75635,5 km ( lihat gambar di bawah). 

Jadi jarak tempuhnya 155,6 km.
Maka konsumsi BBM :
155,6 km/3,34 L = 46,5868 km/L.
Cukup ngiritlah dibandingkan motor matic. Teman saya saja yang pernah memakai Honda tiger dan Honda beat mengatakan Honda Beat lebih boros daripada Honda Tiger. Padahal mileage Tiger sekitar 40 km/L ( hasil baca artikel )

2 komentar: